Senin, 20 Juli 2015

Tour de Italy (part 1)

Ciao sobat Blogger, di postingan kali ini saya akan menceritakan awal perjalanan Tour de Italy kami, silahkan disimak :)
Tanggal 19 juli siang seluruh barang bawaan saya sudah masuk tas punggung saya, namun karena kurang srek dengan susunan tasnya maka sayapun terpaksa menyusun ulang agar lebih baik dan mudah jika membutuhkan sesuatu, mungkin akan saya post cara menyusun barang untuk backpacker kedepannya :)
Setelah tas sudah selesai semua sudah siap, maka saya pun meluncur ke Central Stasiun kota saya tinggal untuk memenuhi janjian dengan teman yang akan bersama-sama di Italy. Setelah bertemu kami bertiga pun dengan menggunakan Schönes-Wochenende Ticket berangkat ke Frankfurt Hbf atau yg biasa disebut stasiun Frankfurt am Main. Setelah sampai di Frankfurt Hbf, menunggu berberapa jam untuk dijemput dengan orang yang sama-sama berangkat ke Frankfurt Hahn Airport. Sekitar pukul 1.30 AM dia datang dan kami menunggu lagi berberapa menit untuk yang akan ikut mitfahr, kami menggunakan applikasi blablacar.com untuk mencari orang yang menawari perjalanan bareng menggunakan kendaraannya.
Sekitar 5 menit menunggu kami pun berenam berangkat ke Frankfurt Hahn Airport. kurang lebih satu setengah jam kemudian sampailah kami di Airport kecil Frankfurt Hahn dan membayar mitfahr cukup murah yaitu 6€ per orang, kurang lebih besarnya seperti bandara Halim Perdana Kusuma Yogyakarta. Lokasinya pun saya rasa sudah diluar Frankfurt alias Frankfurt Coret, sejauh mata melihat sepertinya Airport ini biasanya hanya melayani maskapai Ryan Air, maskapai tarif bawah eropa. 
Setelah masuk Airport kami langsung bertemu tempat Checkin yang tentunya masih tutup dan cukup banyak calon pengguna jasa burung besi yang sedang menunggu checkin dibuka,
sedikit gambaran didepan tempat checkin tersedia cukup kursi dan colokan listrik namun tak semua colokan berfungsi, setidaknya ada toilet gratis yang terus terbuka dan bersih plus air kerannya bisa diminum :)

Tibalah waktu checkin, karena kami telah melakukan online checkin maka kami cukup melakukan kontrolle Passport dan Visa serta memasukan salah satu backpack dari kami berlima ke dalam bagasi pesawat agar terhindar dari penyitaan air segala macam. pada awalnya kami kira karena ini maskapai LC yang jika menaruh barang di bagasi akan kena biaya tambahan ternyata dapat jatah 11kg (kalau tak salah) untuk bagasi disalah satu penerbangan(berangkat atau pulangnya).

Setelah sang burung besi mengudara di atas langit jerman yang sedang di selimuti awan mendung pagi menuju Treviso Airport Italy, saya teringat salah satu postingan di group facebook Backpacker Dunia perihal seseorang yang meminta tanda tangan captain untuk mengisi memonya, berhubung sayapun sangat tertarik dengan pesawat dan kereta api maka saya akan mencobanya, dengan yakin saya mengeluarkan buku catatan yang belum lama saya beli khusus untuk itu, dan menyiapkan berberapa isian untuk sang captain sambil ditemani pemandangan yang sungguh memukau serta para pramugari yang berkeliling menawari sesuatu yang dijual seperti makanan minuman dan sebagainya, setelah siap dan ada pramugari mendekat sayapun memberikan buku tersebut dan mengatakan apa tujuan saya perihal buku tersebut, dengan was was semoga sang pramugari tak lupa dan buku tak lenyap. hingga pesawat mendarat dan pengguna jasa maskapai mulai turun dari pesawat tak ada tanda-tanda, hingga saat giliran saya menelusuri pesawat Boeing 738 kearah depan saya pun melihat buku tersebut ditangan pramugari, dan dengan ramah ia memberikan buku tersebut serta diluar dugaan saya, sang captain pun memanggil saya untuk masuk keruang kendali Boeing 738 nya, dalam hati saya YES cockpit visit again, after many years ago! dengan muka sumringah saya pun berkenalan dengan sang captain yang ternyata orang jerman, kebetulan basic bahasa saya lebih baik dalam bahasa jerman dibanding bahasa inggris maka pembicaraan kami lebih nyambung dan nyaman dalam bahasa jerman. hingga beliau menawarkan foto dan sebagainya, dan terakhir sayapun harus pamit hingga saya sudah diluar cockpit beliau memanggil saya kembali untuk memberikan kartu namanya.

Keluar pintu pesawat sayapun disambut oleh udara Italy yang cukup panas walaupun masih cukup pagi. sayapun langsung merasakan salah kostum:'D
karena bandara Treviso ini seperti bandara sebelumnya yang diluar kota besar, maka setelah keluar pintu kedatangan saya pun langsung menuju meja informasi untuk menanyakan transportasi untuk ke kota besar terdekat yaitu Venice!
Informasi yang saya dapat ada 2 pilihan transportasi, yaitu :
  1. Dengan harga10€per orang, naik bus direct ke terminal bus di Venice yang lama perjalanan sekitar 1 jam saja.
  2. Dengan menggunakan bus lokal ke stasiun kereta api Treviso dengan harga 1,5€ per orang, dilanjutkan menggunakan kereta api ke Venice dengan harga tiket 3€ per orang. tiket kereta dapat dibeli di meja informasi Airport, sedangkan tiket bus lokal dapat dibeli di loket bus lokal di Airport. lama perjalanan sekitar hampir 2 jam.
Karena kami tidak dalam kondisi dikerjar waktu maka kami mengambil opsi ke dua yang harganya lebih murah.

sekitar pukul 10 pagi kami sampai di penginapan pertama di Venice Mestre, dan langsung membersihkan diri dan bukannya langsung keliling venice, tapi malah pada langsung tidur hingga sekitar pukul 15 baru keluar penginapan untuk jalan-jalan keliling venice.


Bersambung..


Jumat, 17 Juli 2015

Tour D'Italy (Planing)

Halo sobat blogger, kali ini saya ingin membagi planing saya perihal rencana kami untuk traveling ke Italy. Mungkin bisa sebagai referensi sobat ataupun bisa memberi masukan ke kami. so, langsung aja yaa..

Bisa dikatakan ini ialah calon travelling saya pertama ksli saya sejak dulu saya inginkan, berawal dari teman sekelas mengajak untuk travelling ke Italy karena ada angebot dari Ryan Air ketika liburan semester saat sommer. setelah berberapa kali mikir2 boleh juga nih, lalu saya meminta izin ke orang tua dan beliau pun memberikan berberapa syarat untuk mengizinkan saya berangkat. berberapa hari kemudian saya merasa sanggup menggapai syarat2 tersebut dan sebagai target saya untuk memenuhi suatu keinginan. maka saya confirm ke teman saya untuk booking tiketnya. Jadi sebulan setengah yang lalu kurang lebih terbelilah tiket pesawat Frankfurt - Venice PP dengan harga +/- 45€ per orang. kami berencana berangkat dengan 6 orang, namun sayangnya ada yang mendadak membatalkan diri.

Namun setelah beli tiket, karena kesibukan kami masing-masing, kita tak sempat menentukan rute selama disana, dan hingga suatu hari kami janjian skype buat saling kenalan bagi yang belum kenal dan membahas rute. Setelah itu ga lanjut lagi untuk beli tilet disana dan penginapan disana karena saya rasa saling mengandalkan dan tak mau kerja duluan.

Sekitar dua minggu sebelum berangkat saya khawatir serba mendadak maka saya desak teman buat share tiket kita bisa jelas gimana-gimananya nanti. karena saya pribadi dapet tugas transportasi disana jadi harus tahu planing sebenarnya gimana, dan saya tak mau ngurusi perjalanan jika tiket kita belum di share. Saya pun curiga bahwa kami tak akan take off atau landing di airport besar, karena biasanya pesawat Low Cost itu menggunakan airport menengah kebawah. lalu ternyata benar saja ternyata kami take off di frankfurtnya bukan di Frankfurt am Main(FRA), namun di Frankfurt Hahn, nah lo dimana tuh? ternyata cukup jauh pula dari FRA. begitu pula di Venicenya kami ternyata landing di Treviso, cukup jauh juga dengan venice tapi masih satu wilayah.

Setelah mengetahui hal itu, mumpung lagi ada waktu kosong langsung saya nguras info di Group Facebook Backpacker Dunia dan info lebih lanjutnya googling. thanks group BD and mbah google :)

Pada awalnya saya berpikiran ambil simple aja, kalau team rombongan ga nyari-nyari hotel segera saya ambil  gampang pake railpass aja deh biar aman dijalan ga bingung beli tiket lagi. lalu tiba-tiba temen yang ditugaskan nyari hotel dapetnya yang mahal-mahal. karena saya tak percaya maka beralihlah saya ke nyari info penginapan. pertama saya inget saya pernah tinggal dirumah orang yang saat sommer kamarnya disewakan untuk para traveller, dan saya kenal berberapa traveller yang menginap disana dan sempat bertukar fb, maka saat itupula saya langsung menanyakannya dari web atau apps mana dapet tempat seperti itu, syukur dijawab dengan cepat dan memberi rekomendasi serta masukan masukan untuk booking yang nanti akan saya terangkan di post lainnya.

Lanjut... akhirnya mereka pun memberikan wabsitenya, yaitu airbnb.com sobat bloger bisa juga menggunakannya :)
Tak lupa saya nyari info juga di group Backpacker Dunia, disana mayoritas menggunakan booking.com berberapa hotel saya menggunakan web itu juga :D

Saya rasa karena saya pun cukup egois nyari simple dan ga ingin susah buat semua. saya kepikiran beli railpass aja deh, tapi di group iya iya aja, kan jadi bingung sendiri dan anggap enteng sebelum mereka nentuin penginapan, saya ga perlu ribet-ribet nyari transport, sorry yaa temen-temen perjalanan :D. lalu saya check and re-check ternyata booking hotel lebih mudah dibanding transport, ditambah lagi ternyata ada berberapa tipe tiket railpass yaitu by italiarail.com dan eurail.com ntah yang jelas yang mana serta diitung2 mahal juga harganya sehari bisa 30€ s.d 50€ perorang plus biaya pengiriman tiket. trus lihat dan nentuin rutenya tak semudah di germany, plus baca pengalaman member group BD ada yang booking hotel mepet sebelum nginep. langsung segera ngorek info tentang transportasi deh.

Dan saya menemukan megabus.com yang biayanya cukup terjangkau, buru2 saya cari rute2 terbaik nanti dan di share ke group. berikut rute yang angkat kami gunakan :

19.07.2015
Frankfurt am Main - Frankfurt Hahn Airport : mitfahr by blablacar.com

20.07.2015
Frankfurt Hahn - Treviso Airport, Venedig : Ryan Air
Treviso - Venice : kemungkinan besar pake bus, +/- 10€an perorang
penginapan by airbnb.com : 137€/5 orang

21.07.2015
venice - roma : megabus.com 25€ / 5 orang
penginapan, diperjalanan

22.07.2015
penginapan by booking.com, 120€/ 5 orang

23.07.2015
roma - pisa malam by megabus.com, 25€/ 5 orang

24.07.2015
(mungkin) pisa - rimini by bus/kereta siang atau sore
+ penginapan

25.07.2015
(mungkin) rimini - San Marino PP by bus, 20€/orang
(mungkin) rimini - Milan/bologna by bus/kereta

26.07.2015
(mungkin) bologna - milan by bus/kereta
(mungkin) penginapan di milan

27.07.2015
(pagi) milan - turin by megabus.com, 25€/5orang
(malam) turin - venice by megabus.com, 15€/5 orang

28.07.2015
(sore/malam) venice - treviso Airport by bus/train

29.07.2015
(pagi) back to Deutschland by Ryan Air

sekian planing kami, rencana setiap malam perjalanan jika ada internet dan waktu akan saya share di post berikutnya. mohon maaf atas tulisan saya yang kurang baik penyampaiannya, terimaksih.

Senin, 27 Januari 2014

Syarat melanjutkan study di Jerman.

Hi blogger, dalam posting kali ini saya akan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para teman saya mengenai bagaimana cara melanjutkan study di luar negeri, khususnya jerman program S1 (Bachelor). berikut hal-hal yang harus dipenuhi :

  1. Niat dan Tekat : Segala sesuatu yang ingin kita capai harus diniatkan terlebih dahulu. jangan sampai kita jauh-jauh merantau untuk menuntut ilmu dan pengalaman malah melenceng karena niatnya tak kuat, misalkan mau lanjut kuliah diluar negeri biar bisa jalan-jalan bebas atau bisa bebas dari keluarga ataupun tergiur dengan penghasilan kerja dan kehidupan bebas, nah niat seperti ini yang bisa melencengkan tujuan utama kita.
  2. Bahasa : Untuk memulai mengadu nasib di negara orang terutama untuk menuntut ilmu, bisa dikatakan kita wajib untuk mengusai bahasa negara tersebut. berusahalah sebaik-baiknya menguasai bahasa semakin kita menguasai semakin besar pula kesempatan kita diterima dinegaranya. 
  3. Dana : sebelum kita memutuskan merantau kita harus memikirkan biaya yang kita butuhkan dimulai dari persiapan di tanah air hingga selama berada di negara orang. jangan sampai ditengah jalan kita pusing 7 keliling soal dana.
  4. Dokument : Peran dokument ini sangat penting untuk mengurus Visa hingga kebutuhan dinegara yang kita tuju. dokument yang kita butuhkan ialah : 
    1. Passpor
    2. Akte Kelahiran
    3. Kartu Keluarga
    4. KTP
    5. PassFoto
    6. Rapor sekolah dan terjemahannya
    7. SKHUN dan terjemahannya
    8. Ijazah dan terjemahannya
    9. Zertifikat Bahasa
    10. CV. (Lebenslauf)
  5. Rekening Bank di Jerman
  6. Mental
  7. Visa
  8. Tempat tinggal dijerman
  9. Tiket

Jumat, 10 Januari 2014

First post!

Hi world, this is my first post in this Blog. In this Blog i want to shared my experience in my Study and Journey after i graduated High School. in this blog i´ll be writing with English, Indonesia, or Deutsch language. then i´ll be writing about some picture, formulation, video, and any else that i want and i know. and sorry about my language which still poorly, i hope i can make it better.

thanks